Mengapa Menghafal Al-qur’an Begitu Penting ? Berikut Hikmah yang Dapat Dipetik

Dari tahun ke tahun, jumlah orang yang tertarik mengaplikasikan cara menghafal Alquran terus mengalami peningkatan. Faktor penyebabnya pun beragam, dari pengaruh lingkungan sekitar, public figure yang baru hijrah, hingga mendapatkan hidayah setelah menghadapi peristiwa tertentu.

Tak dipungkiri bila dalam praktiknya menghafal Al-qur’an membutuhkan metode yang tepat dan konsistensi yang kuat. Berbagai hambatan dan godaan pun kerap muncul di tengah proses. Maka dari itu, Anda yang berencana memulainya harus mempunyai niat dan keseriusan yang tak mudah digoyahkan.

Peran-peran penting Al-qur’an

Al-qur’an merupakan mukjizat dari Allah Swt yang diberikan kepada nabi terakhir, yakni Nabi Muhammad Saw melalui Malaikat Jibril. Selain menjadi kitab bagi para pemeluk agama Islam, ada sejumlah peran dan fungsi Alquran yang wajib Anda ketahui sebelum menghafal ayat-ayatnya, yaitu:

  • Al-huda

Al-qur’an sebagai al-huda atau petunjuk akan membimbing orang-orang untuk beriman dan bertakwa kepada Sang Pencipta. Fungsi ini pula yang membuat kitab suci tersebut disebut sebagai pedoman manusia untuk menjalani kehidupan di dunia;

  • Al-furqon

Kemudian, dengan mengkaji dan menghafal Al-qur’an, Anda diharapkan dapat memisahkan mana yang haq dengan yang batil. Dengan begitu, Anda dapat mengerjakan perbuatan yang dianggap baik dan menjauhi larangan-Nya;

  • Asy-syifa

Mendalami Al-qur’an diharapkan membantu orang-orang yang membutuhkan obat untuk menangani penyakit hati maupun mental. Caranya adalah dengan mengamalkan hal-hal yang dianggap sebagai pencerahan;

  • Al-mau’izah

Ketika mempelajari firman Allah Swt, Anda akan merasakan manfaat menghafal Al-quran seperti mendapatkan nasihat, pengajaran, hingga peringatan tentang kehidupan dari berbagai peristiwa penting yang relevan dengan pengalaman Anda.

Hikmah menghafalkan Al-qur’an

Seperti yang diriwayatkan Al-Bukhari, dalam sebuah hadis Nabi Muhammad Saw pernah bersabda bila mereka yang mempelajari dan mengajarkan Al-qur’an termasuk orang-orang terbaik di antara kelompoknya (dalam hal ini Muslim dan Muslimah). Setelah mengetahui peran-peran Al-qur’an pun, akan lebih mudah bagi Anda menentukan tujuan menghafalkan kitab suci tersebut.

Ada sejumlah hadiah atau reward yang menanti para penghafal Al-qur’an. Sebut saja dinaikkan derajatnya, dilipatgandakan pahala atas perbuatan-perbuatan baiknya, hingga orangtuanya akan ‘dimahkotai’ atas kedermawanan Allah Swt.

Adapun hikmah menghafal Alquran yang akan diperoleh bila serius mendalaminya, di antaranya:

  • Mengasah kesabaran

Salah satu kunci utama dalam memulai proses hafalan Al-Qur’an adalah bersabar. Ingat, untuk mendapatkan ridha dan membuat Anda berkenan kepada Sang Pencipta diperlukan kesabaran dalam pencapaiannya. Oleh karena itu, alih-alih menggunakan waktu untuk hal yang sia-sia, pakai sebaik mungkin untuk kegiatan yang berfaedah seperti mengkaji kitab suci.

Allah Swt berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 153 bahwa meminta pertolongan lewat salat dan kesabaran akan membantu Anda taat kepada-Nya. Jadi, semakin kuat usaha dalam menerapkan cara menghafal Alquran, semakin terlatih pula kesabaran yang Anda miliki.

  • Mendapatkan keberkahan

Sering kali orang-orang menunda hafalan Al-Qur’an karena merasa tak mempunyai waktu cukup, apalagi kalau memiliki tuntutan pekerjaan yang sangat tinggi. Mempelajari ayat-ayat dari kitab suci sebenarnya masih bisa dilakukan dalam waktu singkat, asalkan konsisten dan tak pantang menyerah. Dengan demikian, Anda akan memperoleh manfaat berupa keberkahan dari Allah Swt.

Kemudian, jangan merasa terpaksa saat memulainya. Jika hati saja tak tulus, maka pikiran Anda kesulitan saat hendak mencerna ayat-ayat tersebut. Akibatnya, Anda membutuhkan waktu lebih lama untuk menalar ayat-ayat atau surah tersebut.

  • Merasakan kedamaian

Setelah mengetahui peran dan fungsi Alquran, beberapa orang yang tadinya terlalu berambisi mengejar dunia mulai menyadari bahwa kehidupan yang mereka di alam fana begitu singkat. Dari sini, mereka biasanya mulai resah dan membutuhkan kedamaian. Akan tetapi, sumber yang mereka butuhkan bukanlah harta, melainkan ayat-ayat Al-qur’an.

Kedamaian yang diberikan firman-firman Allah Swt berbeda dengan hal-hal bersifat duniawi, karena Akan merasakan ketenangan untuk tubuh, pikiran, maupun jiwa. Menghafal Al-qur’an termasuk cara ampuh yang dapat dipraktikan apabila Anda ingin mempertahankan kedamaian dalam waktu lama.

  • Pengingat kembali ke Allah Swt

Manusia adalah tempatnya lupa, sehingga wajar kalau sewaktu-waktu Anda melakukan hal-hal yang sebenarnya dilarang Allah Swt. Namun, mendalami ayat-ayat suci akan memberikan manfaat menghafal Alquran, yakni mengingatkan Anda untuk kembali ke jalan-Nya dengan cara yang begitu indah dan menyentuh hati. Bahkan banyak yang dibuat menangis karena menyesali perbuatannya.

Ketika menghafalkan Al-qur’an, Anda secara tak langsung akan mengingat Allah Swt saat meminta kemudahan dalam prosesnya. Kemudian, saat berhasil mencapai target, Anda pun akan bersyukur dan terus memberikan pujian kepada-Nya karena telah diberikan bantuan yang amat berarti.

  • Belajar mengendalikan ego

Seseorang yang mempunyai ego tinggi biasanya akan kesulitan menerima kesalahan yang mereka lakukan sendiri. Mereka pun akan berupaya mempertahankan diri tanpa berusaha memperbaikinya. Jika Anda sadar sifat tersebut merugikan, belum terlambat untuk mengendalikannya dengan hafalan Al-qur’an. Lantas, apa hikmah menghafal Alquran yang dapat dirasakan terkait ego tinggi?

Pada awalnya, Anda mungkin akan mengalami kesulitan. Akan tetapi, Anda akan menemukan berbagai pelajaran melalui sejumlah peristiwa yang dipaparkan lewat ayat-ayat suci. Perlahan tapi pasti, Anda pun akan menerima kesalahan dan berakhir pada pengendalian ego.

  • Meleburkan kerasnya hati

Dalam surah Al-Anfal ayat 2, Allah Swt berfirman bahwa orang-orang beriman adalah mereka yang bergetar hatinya saat dibacakan ayat-ayat Al-qur’an. Iman mereka pun akan bertambah karena terus bertawakan. Namun, hal tersebut tak akan terjadi apabila Anda mempunyai hati keras. Dalam hal ini,  menerapkan cara menghafal Alquran yang tepat akan membantu Anda melembutkannya.

Semakin banyak laman kitab yang dikaji, semakin mudah hati yang keras dilembutkan. Kemudian saat Anda mulai menghafal, iman yang tadinya lemah pun perlahan menguat. Cinta Anda pada Allah Swt dan Nabi Muhammad Saw pun akan meningkat seiring bertambahnya hafalan yang dikaji.

  • Merefleksikan ayat-ayat yang dihafalkan

Seseorang yang menghafalkan Al-qur’an dengan cara yang tepat akan merenungkan setiap ayat beserta maknanya dengan perspektif yang belum pernah mereka dapatkan. Mampu merefleksikan ayat-ayat kitab suci pun membantu Anda menafsirkannya tanpa menimbulkan kesalahpahaman yang sering kali memicu perselisihan di antara orang-orang yang belum memahaminya.

Sehubungan peran dan fungsi Al-quran, Allah Swt berfirman dalam surah Shad ayat 29 bahwa Al-qur’an merupakan kitab suci yang diturunkan kepada umat Islam yang akan memberikan berkah dan bisa dijadikan pelajaran untuk mereka yang mau berpikir.

  • Menguatkan daya ingat

Ada banyak studi yang menjelaskan cara menguatkan daya ingat dengan menyantap makanan tertentu, tetapi apa Anda tahu kalau menghafal Al-qur’an akan memberikan dampak yang sama, bahkan lebih besar? Terdapat berbagai bukti nyata yang dapat memperlihatkannya, termasuk dari hafiz dari kalangan anak-anak di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Jika mereka saja mampu menghafal ayat-ayat dari kitab suci tersebut, maka tak ada alasan bagi Anda untuk menundanya. Daya ingat yang kuat sebagai salah satu manfaat menghafal Alquran pun akan membantu Anda menjalani kehidupan sehari-hari maupun mencapai bahagia di akhirat kelak.

  • Memiliki kehidupan yang teratur

Sebagian besar orang merancang berbagai rencana untuk menjalani kehidupan. Sayangnya, tak semua orang memiliki kemampuan tersebut, sehingga kehidupan mereka berantakan atau hilang arah. Sebagai pedoman umat Islam, Al-qur’an dapat dijadikan untuk menata ulang hidup sekaligus mendapatkan ridha dan faedah dari Allah Swt.

Rasulullah Saw, diriwayatkan Zaid ibn Tsabit, pernah bersabda, Allah Swt akan mengacaukan macam-macam urusan orang-orang yang hanya fokus kepada dunia. Sementara orang-orang yang fokus pada akhirat justru akan dibantu menyelesaikan segala urusannya di dunia.

Cara-cara mudah menghafalkan Al-qur’an

Apa Anda semakin termotivasi setelah membaca hikmah menghafal Alquran? Sebelum mengawali praktik menghafal, ada baiknya Anda mempelajari dan memilih metode yang sesuai dengan kemampuan. Pasalnya, setiap orang mempunyai masing-masing kapasitas, tujuan, dan waktu untuk menelusuri kitab suci tersebut. Jadi, Anda tak perlu membandingkan progess yang dilewati dengan yang orang lain hadapi. Cukup fokus pada diri sendiri agar cepat mencapai target.

Beberapa cara yang memudahkan Anda menghafalkan Al-qur’an mencakup:

  1. Usir sugesti menghafal adalah hal sulit

Menghafalkan Al-qur’an tak bisa Anda samakan dengan menghafal materi mata pelajaran maupun materi lainnya. Selain mengingat, Anda diharapkan mampu memahami hingga mengapikasikannya ke kehidupan nyata. Maka dalam hal ini, usir anggapan bahwa cara menghafal Alquran rumit atau sulit diterapkan. Anda justru bakal menghalangi diri sendiri karena sugesti tersebut.

Allah Swt dalam surah Al-Qamar ayat 17 sudah menjamin kemudahan dalam menghafalkan firman-firmannya. Jadi pastikan Anda tak memiliki pikiran negatif kalau ingin melancarkan semuanya.

  1. Menggunakan cetakan mushaf yang sama

Supaya Anda semakin istiqamah selama mengkaji Al-qur’an adalah mengandalkan satu mushaf yang sama. Langkah tersebut bertujuan untuk menguatkan konsistensi selama mempelajari ayat-ayat suci. Selain itu, selama menghafal, Anda akan cenderung mengingat setiap lembar Al-qur’an hingga posisi ayat beserta terjemahannya.

Jika sering berganti mushaf, Anda bukan hanya sukar memahami peran dan fungsi Alquran, melainkan juga memperlambat proses penghafalan karena prosesnya harus dimulai dari awal lagi.

  1. Cari tempat, waktu, dan suasana yang nyaman

Lingkungan menjadi faktor yang mempengaruhi Anda untuk mengulik ayat-ayat Al-qur’an, termasuk bagaimana hafalan masuk ke dalam ingatan. Jadi, carilah tempat yang menurut Anda membantu meningkatkan konsentrasi. Luangkan juga waktu khusus untuk kegiatan ini. Patokannya pun cukup beragam, misalnya sebelum atau sesudah waktu salat wajib.

Kalau Anda belum menemukan tempat yang nyaman, masjid adalah salah satu rekomendasi lokasi yang dapat dipilih. Di sini, Anda juga berkesempatan bertemu ustaz atau mengikuti pengajian.

  1. Memulai proses hafalan secara perlahan

Banyak orang yang langsung menghafal ayat dalam jumlah banyak karena ingin mendapatkan manfaat menghafal Alquran. Alih-alih merasakan faedah, Anda malah semakin kesulitan untuk mengingatnya. Seperti yang disinggung, kegiatan ini memerlukan konsistensi dan kesabaran yang akan mengantarkan Anda pada hasil yang diharapkan.

Mulailah prosesnya secara perlahan, misalnya satu halaman per hari. Kemudian, setelah merasakan peningkatan, Anda naikan secara bertahap untuk memperbanyak hafalan.

  1. Mantapkan bacaan sebelum menghafalkan

Ada satu aturan yang perlu diketahui saat Anda memilih ayat yang ingin dihafalkan: mantapkan terlebih dulu bacaannya. Jika langsung menghafal, Anda justru akan cepat lupa dan sulit saat akan mengingat, sehingga hikmah menghafal Alquran tak didapatkan. Selain itu, bacaan juga akan mempengaruhi makna dari ayat yang sedang dipelajari.

Untuk memantapkannya, Anda dapat menyimak murotal dari hafiz ternama. Beberapa orang malah memilih kursus bahasa Arab untuk menghindari salah tafsir.

  1. Membaca ayat suci secara berulang

Membaca ayat yang sama secara berulang mungkin terdengar membosankan, tetapi cara tersebut yang justru membantu menghafalkannya. Lantas, berapa kali sebaiknya Anda mengulang ayat? Meski tak ada patokan pasti, mengulangnya hingga 10 kali dianggap cukup. Barengi juga dengan konsistensi dalam membaca supaya ingatan Anda cepat terbiasa.

Pengulangan yang dilakukan bisa bergantung pada tingkat kesulitan. Ayat pendek biasanya lebih cepat diingat, sementara yang panjang membutuhkan beberapa kali pengulangan.

  1. Memakai metode hafalan yang sesuai

Sudah menemukan ritme pengulangan yang sesuai? Lanjutkan cara menghafal Alquran berikutnya dengan mengingatnya. Dengan mengulang, Anda sebenarnya secara tak langsung melatih otak beradaptasi dengan bacaan, terutama pada bahasa Arab. Selain itu, Anda juga akan cepat mengingat ayat-ayat yang memiliki kemiripan, terutama pada susunan hurufnya.

Jika Anda menemukan metode baru, cek dulu efektivitasnya pada proses menghafal. Jangan sampai cara baru tersebut membuat Anda sulit untuk mengingat ayat atau mengulang bacaan.

  1. Luangkan waktu untuk mengulangi hafalan

Sejak memahami peran dan fungsi Alquran, Anda sebaiknya sudah meluangkan waktu khusus supaya prosesnya lebih cepat dan mudah. Dengan begitu, Anda tak sukar menemukan waktu yang tepat untuk mengulang hafalan atau murojaah. Salah satu waktu yang direkomendasikan adalah setiap waktu salat, mengingat Anda masih mempunyai wudhu.

Anda juga bisa melakukan murojaah di waktu-waktu lain selama konsentrasi tetap terjaga dan mampu meningkatkan kualitas hafalan tersebut.

  1. Selalu mendekatkan diri kepada Allah Swt

Allah Swt sudah menjamin kemudahan umat-Nya yang ingin menghafalkan Al-qur’an, sehingga sebagai umat yang taat, dampingi prosesnya dengan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Bagaimanapun, Anda sedang mempelajari firman-firmannya yang dijadikan sebagai pedoman hidup di dunia hingga membantu Anda untuk terhindar dari siksaan di akhirat kelak.

Manfaat menghafal Alquran ini pun akan membawa ketenangan pada diri hingga menjauhkan Anda dari kenikmatan duniawi yang sifatnya hanya sementara.

  1. Lakukan hafalan bersama orang-orang terdekat

Membutuhkan dukungan atau sekadar teman untuk menghafalkan ayat-ayat Al-qur’an? Tak ada salahnya untuk mencari teman yang berencana melakukan kegiatan tersebut, entah dari kerabat keluarga, rekan kerja, atau sahabat. Alternatif lainnya adalah mengikuti majelis atau pengajian di masjid, terutama kalau Anda mencari pihak yang lebih ahli dalam bidang ini.

Untuk beberapa orang, mempunyai teman untuk menghafal dapat memotivasi mereka dan bisa dijadikan pengingat untuk mencapai tujuan akhir.

Agar mendapatkan hikmah menghafal Alquran, Anda pun harus mampu mempertahankannya setelah menuntaskan prosesnya sampai akhir. Caranya? Selain diulang secara berkala, aplikasikan anjuran-anjuran yang Allah Swt ke kehidupan nyata. Kalau Anda mempunyai latar belakang pendidikan yang menunjang, manfaatkan untuk membagikan hafalan dan ilmu kepada mereka yang ingin mendalami ayat-ayat dari kitab suci tersebut.

Terakhir, teruslah berdoa kepada Allah Swt supaya faedah dari menghafalkan Al-qur’an bisa Anda bawa sampai wafat. Bagi para hafiz, tak ada keindahan yang dapat mengimbangi kematian dalam kondisi husnul khatimah karena mampu membawa sahabat hidupnya, yakni Al-qur’an, hingga akhir hayat mereka.

Semoga cara menghafal Alquran ini dapat menginspirasi Anda!

 

 

 

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here